Thursday, April 29, 2004
Alhamdulillah, akhirnya bisa posting dari PC gw lagi! Sebel juga beberapa hari ini nyaris ga bisa posting gara-gara gw ga bisa ke blogger. Masa musti nebeng PC teman mulu sih..hehe! Oia, buat temen gw ikankuning...makasih yak udah mau minjemin PC walopun gw cuma post satu kata doang :D
{4/29/2004 09:03:00 AM}
|
Tuesday, April 27, 2004
bosen
{4/27/2004 04:04:00 PM}
|
Monday, April 26, 2004
Tuhan bila masih ku diberi kesempatan
Izinkan aku tuk mencintainya
Namun bila waktuku telah habis dengannya
Biar cinta ini hidup untuk sekali ini saja
(SEKALI INI SAJA - Glenn Fredly)
...gue lagi mello...
{4/26/2004 07:51:00 AM}
|
Thursday, April 22, 2004
Are We Going To Be Whiners For The Rest Of Our Lives?
Ini adalah kisah tentang seseorang yang bernama Jean-Dominique Bauby, pemimpin redaksi majalah wanita Elle. Tahun 1996 ia meninggal dalam usia 45 tahun setelah menyelesaikan memoarnya yang "ditulisnya" secara sangat istimewa dan diberinya judul Le Scaphandre et le Papillon (The Diving Bell and the Butterfly).
Tahun 1995 ia terkena stroke yang menyebabkan seluruh tubuhnya lumpuh. Ia mengalami apa yang disebut locked-in syndrome, kelumpuhan total yang disebutnya 'seperti pikiran di dalam botol'. Memang ia masih dapat berpikir jernih tetapi sama sekali tidak bisa berbicara maupun bergerak. Satu-satunya otot yang masih dapat diperintahnya adalah kelopak mata kirinya. Jadi itulah caranya berkomunikasi dengan para perawatnya, dokter rumah sakit, keluarga dan temannya. Mereka menunjukkan huruf demi huruf dan si Jean akan berkedip bila huruf yang ditunjukkan adalah yang dipilihnya. "Bukan main", kata Anda. Ya, itu juga reaksi semua orang yang membaca kisahnya. Buat kita, kegiatan menulis mungkin sepele dan menjadi hal yang biasa. Namun, kalau kita disuruh "menulis" dengan cara si Jean, barangkali kita harus menangis dulu berhari-hari.
Betapa mengagumkan tekad dan semangat hidup maupun kemauannya untuk tetap menulis dan membagikan kisah hidupnya yang begitu luar biasa. Ia meninggal 3 hari setelah bukunya diterbitkan. Jadi, "Betapapun beratnya problem dan stress dan beban hidup kita semua, hampir tidak ada artinya dibandingkan dengan si Jean!"
Apa yang antara lain ditulisnya di memoarnya itu? "I would be the happiest man in the world if I could just properly swallow the saliva that permanently invades my mouth". Bayangkan, menelan ludah pun ia tak mampu. Maka seharusnya berbahagialah kita yang masih bisa makan bakmi, ngga usahlah Bakmi Gajah Mada, bisa makan indomie yang Rp 1.000 saja sepatutnya kita besyukur. Nyatanya sebagian dari kita (termasuk diri saya sendiri) nyaris senantiasa mengeluh, setiap hari, sepanjang tahun. The constant whiner that is.
Apa lagi yang dikerjakan Jean di dalam kelumpuhan totalnya selain menulis buku? Ia mendirikan suatu asosiasi penderita locked-in syndrome untuk membantu keluarga penderita. Ia juga menjadi "bintang film" alias memegang peran di dalam suatu film yang dibuat TV Perancis yang menceritakan kisahnya. Ia merencanakan buku lainnya setelah ia selesai menulis yang pertama. Pokoknya ia menjalani hidupnya hidup seperti yang dikehendaki Penciptanya: to celebrate life, to do something good for others.
Jadi, betapapun kemelutnya keadaan kita saat ini, mereka yang sedang stress berat, mereka yang sedang berkelahi baik dengan diri sendiri maupun melawan orang lain atau anggota keluarga, mereka yang sedang tidak bahagia karena kebutuhan hidupnya tidak terpenuhi, mereka yang jalannya masih terpincang-pincang karena baru saja terinjak paku, mereka yang sedang di-PHK, saya yakin kita masih bisa menelan ludah.
Semoga kita semua tidak terus-menerus menjadi constant whiner, pengeluh abadi, manusia yang sukar puas. Orang bijak berkata: Think and Thank, berfikirlah dan kemudian bersyukurlah.
Source: Unknown
{4/22/2004 07:39:00 AM}
|
Monday, April 19, 2004
...MORNING ALL...
I've got something on my mind that's been keeping me from enjoying myself lately. Well, I guess it's time for me to put that issue to bed. The past is the past. Now I stop sulking and have some fun :)
{4/19/2004 10:39:00 AM}
|
Wednesday, April 14, 2004
MOJOK MANING..MOJOK MANING
Emang dah urusan kantor...baru selesai mojok di Karawaci, sekarang mojok lagi di Kartika Chandra..hehe! Untungnya masih di dalam kota, jadi masih bisa pulang kalo ternyata males tidur di hotel. Eh, tapi biarpun repot dan bakalan pusing nge-draft peraturan...gue seneng, soalnya dijamin bakalan makin pinter :)
Well, cu guys next week!
{4/14/2004 08:56:00 AM}
|
Monday, April 12, 2004
PUNYA PRINSIP ITU KEHARUSAN
(terinspirasi dari obrolan dengan Bekti)
Apa jadinya jika manusia tidak punya prinsip? Bayangkan jika kita ngga pernah bisa mengambil sikap dalam setiap situasi dan kondisi, cuma bisa ikut arus aja? Kira-kira mau jadi apa kita ya?
Gue yakin, semua itu berpulang kepada diri kita sendiri. Rela ngga sih membiarkan diri kita cuma terombang-ambing kesana kemari ngga ada tujuan yang jelas? Seneng ngga kalo diri kita ini jadi manusia "gagal"? Lalu, malu ngga sih ama diri sendiri kalo seandainya kemudian kejadian buruk terjadi atas diri kita, trus kita cuma bisa menyalahkan kondisi atau bahkan menyalahkan orang lain?
Contoh klise aja, banyak cerita tentang anak-anak produk broken home yang kemudian jadi orang yang ngga karuan hidupnya. Lalu kita lihat anak-anak produk broken home juga yang berhasil melepaskan dirinya dari pengaruh buruk situasi dan kondisi rumah tangga orang tuanya yang hancur lebur. Kenapa sebagian bisa dan sebagian engga, sementara mereka punya kapabilitas yang notabene sama sebagai makhluk paling sempurna ciptaan Allah??
Kembali lagi seperti yang gue tadi bilang, semua itu berpulang pada diri kita masing-masing. Apa yang ingin kita capai dalam hidup kita yang singkat ini, setidak-tidaknya buat kita sendiri? Kehidupan yang amburadul ngga karuan? Atau kehidupan yang penuh kehormatan dan kemuliaan baik di mata Allah maupun di mata sesama manusia? Sudah menjadi kodratnya bahwa manusia yang sehat lahir batin pada dasarnya bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk kan?
Gue yakin bahwa determinasi yang tinggi dan keyakinan yang kuat untuk selalu berpegang teguh pada apa yang kita yakini benar, akan membawa kita pada kehidupan yang baik...
(I've been there before. Gue cuma berharap mudah-mudahan temen-temen gue semuanya ngga ada yang salah langkah. Kalopun ada, please..get back. Ngga pernah ada kata terlambat untuk hal-hal yang baik)
{4/12/2004 04:32:00 PM}
|
Wednesday, April 07, 2004
...Sore Hari Yang Ceria...
Banyak sekali pekerjaan hari ini, tapi alhamdulillah selesai semuanya. Yang jelas gue cukup senang dengan pencapaian pada hari ini. Target tercapai dan sekarang gue udah bisa santai.
Nanti malam latian lagi..hehe..semangat deh! Urusan band ini juga makin hari makin bikin gue senang sekali. Maen di Balemang Cafe sebulan terakhir ini, respon management oke banget dan respon audience juga seru. Kehadiran mereka dalam jumlah yang cukup "wow" bikin kita senang karena itu artinya kita acceptable kan?
Aaahh..bahagianya gue sore ini! O ya, tidak lupa makasih banget buat temen gue ikankuning yang udah bikin gue segeerrrr sore-sore gini :D
{4/07/2004 04:47:00 PM}
|
Tuesday, April 06, 2004
AYO..SEMANGAT...SEMANGAT!!
Apa yang selama ini gue pikir sulit, ternyata engga loh. Ya gue juga ngga bilang itu mudah, tapi seeengga-engganya gue yakin bahwa gue bisa. Bener deh, ternyata kuncinya cuma satu: kemauan.
Gue yakin ini memang sudah digariskan oleh Allah SWT, bahwa pertemuan tiga hari berturut-turut kemaren tuh jadi salah satu momen penting buat aktualisasi diri gue. Begitu banyak hal yang gue dapetin (plus acara nanya kanan-kiri...mudah2an yang ditanyai ga bete...:D) sampai akhirnya gue berkesimpulan bahwa selama ini gue terjebak dalam rasa takut, ngga pede dan ketidaksukaan yang gue ciptakan sendiri. Itu semua cuma bikin gue jalan di tempat dan ngga tau harus berbuat apa.
Now I'm breaking the wall, rasanya plong banget dan gue seperti punya semangat baru buat kerja..alhamdulillah! Gue udah mutusin untuk meningkatkan kompetensi dan bekerja dengan sebaik-baiknya di sini (please tengok postingan sebelumnya: Time To Decide, Emily). Gue yakin insya Allah inilah yang terbaik yang bisa gue lakukan untuk saat ini.
(Tentang kecintaan gue pada musik dan keinginan untuk selalu bergelut di dalamnya, gue yakin itu ngga akan pernah hilang sampai kapanpun. Tapi gue yakin masanya akan tiba untuk itu. Sabar Emily...)
{4/06/2004 08:52:00 AM}
|
ABOUT ME
born on nov 20
loves blue
loves jazz, pop and madly in love with rock n roll
loves singing and playing piano
day and night person
neat dresser as well
FOREVER IN MY HEART
ARCHIVE
DEFINITELY FRIENDS OF MINE
SHOUT IT OUT!
Get awesome blog templates like this
one from BlogSkins.comGet
awesome blog templates like this one from BlogSkins.com